Skip to main content

matematika kelas vii semester gasal

Daftar isi


A.Bilangan Bulat
  1. Sifat-Sifat Penjumlahan Bilangan Bulat
  2. Penerapan Operasi Hitung Bilangan Bulat
  3. Cara Mengerjakan Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat
  4. Pengertian Pangkat Tiga dan Akar Pangkat Tiga
  5. Pengertian Kuadrat dan Akar Kuadrat Bilangan Bulat
  6. Sifat-Sifat Bilangan Berpangkat
  7. Pengertian Perpangkatan Bilangan
  8. Cara Menentukan FPB dan KPK Dengan Pohon Faktor
  9. Menentukan FPB Dengan Cara Faktorisasi Prima
  10. Menentukan KPK Dengan Cara Faktorisasi Prima
  11. Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) Suatu Bilangan Bulat
  12. Cara Menentukan Faktor Suatu Bilangan Bulat
  13. Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari Dua Bilangan atau Lebih
  14. Cara Menentukan Kelipatan Suatu Bilangan Bulat Positif
  15. Menaksir Hasil Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
  16. Sifat-Sifat Pembagian Pada Bilangan Bulat
  17. Operasi Pembagian pada Bilangan Bulat
  18. Sifat-Sifat Perkalian Pada Bilangan Bulat
  19. Operasi Perkalian pada Bilangan Bulat
  20. Operasi Pengurangan pada Bilangan Bulat
  21. Operasi Penjumlahan pada Bilangan Bulat
  22. Penerapan Bilangan Bulat Dalam Kehidupan Sehari-Hari
  23. Pengertian Bilangan Bulat
B.Bilangan Pecahan
  1. Operasi Pembagian Pada Pecahan
  2. Sifat-sifat dan Invers Perkalian Pada Pecahan
  3. Operasi Perkalian Pada Bilangan Pecahan
  4. Sifat-Sifat Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
  5. Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
  6. Cara Mengubah Bentuk Pecahan ke Bentuk Permil
  7. Cara Mengubah Bentuk Pecahan ke Bentuk Persen
  8. Cara Mengubah Bentuk Pecahan ke Bentuk Desimal
  9. Cara Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Pecahan Campuran
  10. Pecahan sebagai Perbandingan Bagian dari Keseluruhan
  11. Pengertian Bilangan Pecahan
  12. Cara Menentukan Pecahan yang Nilainya di Antara Dua Pecahan
  13. Bagaimana Cara Menentukan Letak Pecahan pada Garis Bilangan
  14. Cara Menyatakan Hubungan Antara Dua Pecahan
  15. Pengertian dan Cara Menentukan Pecahan Senilai
  16. Cara Menyederhanakan Bilangan Pecahan
C.Operasi Hitung Bentuk Aljabar
  1. Menentukan Nilai Bentuk Aljabar Dengan Substitusi
  2. Operasi Pembagian pada Bentuk Aljabar
  3. Operasi Perpangkatan Pada Bentuk Aljabar
  4. Operasi Perkalian pada Bentuk Aljabar
  5. Penjumlahan dan Pengurangan Pada Bentuk Aljabar
  6. Bentuk dan Unsur - Unsur Aljabar
D.Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
  1. Penerapan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
  2. Penerapan Persamaan Linear Satu Variabel
  3. Penyelesaian Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Bentuk Pecahan
  4. Penyelesaian Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
  5. Ketidaksamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
  6. Grafik Himpunan Penyelesaian Persamaan Linear Satu Variabel
  7. Penyelesaian Persamaan Linear Satu Variabel Dengan Pindah Ruas
  8. Penyelesaian Persamaan Linear Satu Variabel Bentuk Pecahan
  9. Penyelesaian PLSV dengan Persamaan-Persamaan yang Ekuivalen
  10. Himpunan Penyelesaian Persamaan Linear Satu Variabel
  11. Pengertian Persamaan Linear Satu Variabel
  12. Pernyataan, Kalimat Terbuka dan Himpunan Penyelesaian
E.Aritmatika Sosial
  1. Rumus dan Cara Mencari Jumlah Tabungan Setelah n Tahun
  2. Cara Menghitung Harga Diskon Suatu Produk
  3. Cara Menghitung Bunga Tungal Tabungan atau Pinjaman
  4. Cara Menghitung Besarnya Nilai Pajak
  5. Menghitung Persentase Untung atau Rugi
  6. Rabat (Diskon), Bruto, Tara, Dan Neto
  7. Harga Pembelian, Harga Penjualan, Untung, dan Rugi
  8. Menghitung Nilai Keseluruhan, Per Unit, dan Sebagian
F.Perbandingan
  1. Cara menghitung Gambar atau Model Berskala
  2. Cara Menghitung Perbandingan Seharga (senilai)
  3. Menghitung Perbandingan Gambar sesungguhnya dengan model Berskala
  4. Grafik Perbandingan Seharga dan Berbalik Harga
  5. Cara Menghitung Perbandingan Berbalik Nilai
G.Soal Dan Pembahasan
  1. Soal uas

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menentukan FPB dan KPK Dengan Pohon Faktor

Pada dasarnya mencari faktor persekutuan terbesar (FPB) dan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dengan pohon faktor hampir sama seperti mencari FPB dan KPK dengan faktorisasi prima , karena dari pohon faktor ini akan menghasilkan fakorisasi prima suatu bilangan bulat.  Sebelum membahas cara mencari FPB dan KPK dengan pohon faktor, alangkah baiknya Anda paham terlebih dahulu apa pengertian pohon faktor. Pohon faktor adalah pohon yang tumbuh ke bawah dengan menggunakan perkalian yang menggunakan bilangan prima. Berikut contoh gambar pohon faktor dari bilangan 105. Perhatikan gambar di atas! Cara membuat pohon faktor adalah sebagai berikut. Pertama , tentukan bilangan apa yang akan dicari faktorisasi primanya, misalnya bilangan 105 seperti pada gambar di atas. Kedua , bagi bilangan 105 dengan bilangan prima terkecil yang mungkin bisa dilakukan. Bilangan prima terkecil yang bisa membagi bilangan 105 adalah 3. Tulis bilangan...

Penerapan Bilangan Bulat Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Banyak sekali penerapan bilangan bulat dalam kehidupan sehari misalnya pada disiplin ilmu fisika, bidang kedokteran, pendidikan maupun bidang ekonomi. Pada postingan ini kita hanya membahas penerapan bilangan bulat pada termometer , pada saat ujian penerimaan mahasiswa baru dan kedalaman suatu permukaan di bumi. Penerapan pada Termometer Pernahkah Anda memperhatikan termometer ? Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu suatu zat. Pada pengukuran menggunakan termometer, untuk menyatakan suhu di bawah 0° C digunakan tanda negatif. Selama bulan Januari suhu tertinggi di kota Berlin, Jerman 2° C di atas titik beku (0° C) dan suhu terendah 3° C di bawah titik beku. Bilangan apakah yang digunakan untuk kondisi cuaca seperti di kota Berlin? Cukupkah bilangan asli atau bilangan cacah untuk menyatakan kondisi suhu tersebut? Perhatikanlah uraian berikut ini. Untuk suhu 2° C di atas titik beku (0° C) biasa ditulis +2° C atau 2° C, sedangkan untuk suhu 3° C di baw...

Oprasi Perkalian Pada Bilangan Pecahan

Pada operasi perkalian pecahan kita tidak perlu lagi menyamakan penyebut seperti pada penjumlahan dan pengurangan pada pecahan. Kita hanya mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Untuk membuktikan hal tersebut silahkan perhatikan uraian berikut. Sekarang kita akan mengalikan 3/4 dengan 4/5. Perhatikan gambar di bawah ini. Pada gambar di atas pada bagian baris (horizontal), daerah yang di arsir merupakan bentuk pecahan ¾. Sedangkan pada bagian kolom (vertikal), daerah yang diarsir merupakan bentuk pecahan 4/5. Jika dikalikan maka hasilnya: Sekarang perhatikan kembali gambar kotak-kotak di atas, terdiri dari 20 kotak dan kotak yang diarsir ada 12 maka bentuk pecahannya menjadi 12/20 atau jika dijadika lebih sederhana maka 12/20 = 3/5 atau: Jika bentuk pecahannya berupa pecahan campuran maka ubahlah  pecahan campuran menjadi pecahan biasa . Untuk memantapkan pemahaman Anda tentang operasi perkalian pada pecahan, silahkan sim...